SEJARAH PERKEMBANGAN VIRUS DAN ANTI VIRUS PADA KOMPUTER
1. Virus Komputer
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin
dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam
program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus
biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk
hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada
dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan
efek sama sekali.
Virus yang pertama kali muncul di dunia ini bernama “Elk Cloner” lahir
kira-kira tahun 1981 di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang
memiliki operating system. Pembuat virus ini mendisplay pesan di layar : “It
will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It
will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!” Nama “Virus” itu sendiri sebenarnya baru diberikan setelah dua tahun
kelahirannya oleh Len Adleman pada 3 November 1983 dalam sebuah seminar yang
membahas cara membuat virus dan memproteksi diri dari virus. Tapi bagi
kbanyakan orang awam sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul
adalah virus Brain yang justru lahir tahun 1986. Hal ini karena virus ini yang
paling menggemparkan dan paling meluas penyebarannya karena menjalar melalui
disket DOS yang pada waktu itu menjadi barang yang sangat terkenal. Virus
ini juga muncul bersamaan dengan PC-Write Trojan dan Vindent.
Mulai saat itulah virus mulai menjadi momok yang sangat meresahkan dan
perkembangannya menjadi kian cepat. Berselang satu tahun sejak virus pertama
yang menginfeksi file muncul, virus komputer berikutnya muncul dan menyerang
file yang berekstensi *.exe Virus ini bernama suriv termasuk dalam golongan
virus “jerussalem”. Kecepatan penyebarannya cukup cepat sekali untuk saat itu.
Bahkan virus ini mampu menembus dan merusak mainframe-nya IBM selama setahun.
Tahun 1988, muncul serangan BESAR terhadap Machintosh oleh virus MacMag dan
scores dan jaringan Internet pun bahkan samapai “dihajar” habis-habisan oleh
virus buatan Robert Morris. Tahun 1989 bahkan ada seseorang yang mengirimkan
“AIDS information program” dan celakanya, begitu file ini dibuka, yang didapat
bukannya info tentang AIDS, tapi virus yang mengenskrypsi harddisk dan meminta
bayaran untuk kode pembukanya.
Sejak saat itu, penyebaran virus sudah tidak terhitung lagi. Akan tetapi dampak
yang ditimbulkan tidak terlalu besar. Baru tahun 1995 muncul serangan
besar-besaran. Tidak tanggung-tanggung, mereka menyerang perusahaan-perusahaan
besar diantaranya Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute,
NASA, IBM dan perusahaan raksasa lainnya yang disrang oleh “Inetrnet Liberation
Front” di hari Thanksgiving. Karena keberanian dan kedahsyatan serangan itu,
tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya para Hacker dan Cracker. Hingga saat ini
perkembangan virus tetap berlangsung selama perkembangan computer terus
berlangsung pula.
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file
yang ada dalam suatu directory agar dia dapat mengenali program program apa
saja yang akan dia kenai, semisal virus makro yang akan menginfeksi semua file
berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan
mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar atau data
semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa dikenai
.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular atau terinfeksi atau
bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan
data dan menaruhnya di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data
hilang tetapi akan tercipta setiap program bervirus dijalankan dan biasanya
dibuat sebagai hidden file oleh virus.
Kriteria virus berdasarkan kemampuannnya :
Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
Kemampuannya melakukan manipulasi
Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
Jenis-Jenis Virus
1. VIRUS MAKRO
Jenis Virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan
bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari
suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya
dapat berjalan dengan baik, maksudnya jika pada komputer mac dapat menjalankan
aplikasi word maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus : Variant W97M, misal W97M. Panther panjang 1234
bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.
WM.Twno.A;TW panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word
yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC-dll
2. VIRUS BOOT SECTOR
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan
dirinya akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program
booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori
dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware
standar(ex::monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan
menyebar ke seluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex: floopy, drive
lain selain drive c).
contoh virus : Varian virus wyx ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan
floopy ; panjang : 520 bytes; karakteristik
: memory resident dan terenkripsi). Varian V-sign :
menginfeksi : Master boot record ; panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic).
Stoned.june 4th/ bloody!: menginfeksi
: Master boot record dan floopy; panjang 520
bytes; karakteristik: menetap di memori (memory
resident), terenkripsi dan menampilkan pesan "Bloody!june 4th
1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kal.
3. VIRUS STEALTH
Virus ini akan menguasai tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita
kenal dengan "Interrupt interceptor". virus ini berkemampuan
untuk mengendalikan instruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka
tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya.
contoh virus : Yankee.XPEH.4928, menginfeksi file *.COM
dan *.EXE panjang 4298 bytes;
karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu. WXYC
(yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri
stealth dimasukkan pula disini), menginfeksi floopy an
motherboot record; panjang 520 bytes; menetap di memori;
ukuran dan virus tersembunyi. Vmem(s): menginfeksi file file *.EXE,
*.SYS, dan *.COM ; panjang fie 3275 bytes;
karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.-dll
4. VIRUS FILE/PROGRAM
Virus ini menginfeksi file file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem
operasi, baik itu file application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil
infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang
diserangnya.
5. VIRUS MULTI PARTITIO
Virus ini merupakan gabungan dari Virus Boot sector dan Virus file: artinya
pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file
*.EXE dan juga menginfeksi Boot Sector.
2. Antivirus Komputer
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan,
mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus
disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah
sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak.
Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan
melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi,
atau ketika disimpan).
Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program
antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi
spyware, rootkits, dan malware-malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus
sekarang dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan
anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan atau virus ke inbox
pengguna.
Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu Home User dan Network
atau Corporate User. Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk
versi jaringan (network), antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer
client dan network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam
jaringan tidak harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan
upate langsung dari server jaringan.
Antivirus berdasarkan cara memperolehnya
1. Free antivirus : anti virus yang diperoleh secara gratis
2. Trial antivirus : Anti virus yang diperoleh secara gratis namun diberi
batasan waktu
3. Donation antivirus : Anti virus yang diperoleh dengan harus mendonasi
4. Paid antivirus : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.
Perkembangan antivirus sendiri selalu lebih lambat dari perkembangan virus itu
sendiri, hal ini karena antivirus harus mengenali virus baru terlebih dahulu
lalu kemudian membuat enskripsinya yang dapat memusnahkan virus tersebut.
Perkembangan antivirus ini dibagi dalam beberapa periode atau generasi :
1) Generasi Pertama
Antivirus pada gnerasi pertama ini hanya bertindak seperti scanner sederhana.
Antivirus men-scan program untuk menemukan penanda (signature) virus. Walaupun
virus mungkin berisi karakter-karakter varian, tapi secara esensi mempunyai
struktur dan pola bit yang sama di semua kopiannya. Teknis ini terbatas untuk deteksi
virus-virus yang telah dikenal. Tipe lain antivirus generasi pertama adalah
mengelola rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang
program. Kelemahan dari antivirus generasi pertama ini adalah ia hanya mampu
mendeteksi virus yang polanya telah dikenali olh antivirus untuk virus yang
polanya belum dikenali maka proses scanning akan melewatkan virus ini.
2) Generasi Kedua
Antivirus pada generasi kedua ini sudah lebih baik dan lebih berkembang dari
generasi sebelumnya, generai ini disebut scanner yang pintar (heuristic
scanner). Antivirus men-scan tidak bergantung pada penanda spesifik. Antivirus
menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic rules) untuk mencari kemungkinan
infeksi virus. Teknik yang dipakai misalnya mencari fragmen-fragmen kode yang
sering merupakan bagian virus. Contohnya, antivirus mencari awal loop enkripsi
yang digunakan polymorphic virus dan menemukan kunci enkripsi. Begitu kunci
ditemukan, antivirus dapat mendeskripsi virus untuk identifikasi dan kemudian
menghilangkan infeksi virus. Teknik ini adalah pemeriksanaan integritas.
Checksum dapat ditambahkan di tiap program. Jika virus menginfeksi program
tanpa mengubah checksum, maka pemeriksaan integritas akan menemukan perubahan
itu. Untuk menanggulangi virus canggih yang mampu mengubah checksum saat
menginfeksi program, fungsi hash terenskripsi digunakan. Kunci enskripsi
disimpan secara terpisah dari program sehingga program tidak dapat menghasilkan
kode hash baru dan mengenkripsinya. Dengan menggunakan fungsi hash bukan
checksum sederhana maka mencegah virus menyesuaikan program yang menghasilkan
kode hash yang sama seperti sebelumnya.
3) Generasi Ketiga
Antivirus generasi ketiga ini menggunakan metode “jebakan-jebakan aktivitas”
(activity trap). Program antivirus merupakan program yang menetap di memori
(memory resident program). Program ini mengidentifikasi virus melalui
aksi-aksinya bukan dari struktur program yang diinfeksi. Dengan antivirus
semacam in tak perlu mengembangkan penanda-penanda dan aturan-aturan pintar
untuk beragam virus yang sangat banyak. Dengan cara ini yang diperlukan adalah
mengidentifikasi kumpulan instruksi yang berjumlah sedikit yang
mengidentifikasi adanya usaha infeksi. Kalau muncul kejadian ini, program
antivirus segera mengintervensi.
4) Generasi Keempat
Generasi ini merupakan generasi antivirus saat ini, antivirus ini menggunakan
proteksi penuh (full featured protection). Antivirus generasi ini menggunakan
beragam teknik antivirus secara bersamaan. Teknik-teknik ini meliputi scanning
dan jebakan-jebakan aktivitas. Antivirus juga mempunyai senarai kapabilitas
pengaksesan yang membatasi kemampuan virus memasuki sistem dan membatasi
kemampuan virus memodifikasi file untuk menginfeksi file. Pertempuran antara
penulis virus dan pembuat antivirus masih berlanjut. Walau beragam strategi
lebih lengkap telah dibuat untuk menanggulangi virus, penulis virus pun masih
berlanjut menulis virus yang dapat melewati barikade-barikade yang dibuat
penulis antivirus. Untuk pengaman sistem komputer, sebaiknya pengaksesan dan
pemakaian komputer diawasi dengan seksama sehingga tidak menjalankan program
atau memakai disk yang belum terjamin kebersihannya dari infeksi virus.
Pencegahan terbaik terhadap ancaman virus adalah mencegah virus memasuki sistem
disaat yang pertama.
Untuk saat ini 10 antivirus terbaik yang ada di dunia versi topten antivirus
yang telah dilakukan pengetesan dan serangkaian tes dan hasilnya:
1. Bitdefender Antivirus Plus.
2. Kaspersky AntiVirus 2013.
3. Norton Antivirus Pro 2013.
4. F-Secure Antivirus 2013.
5. G Data AntiVirus 2013.
6. BullGuard Antivirus 12.
7. AVG Antivirus 2013.
8. Avast! Pro 2013.
9. Tren Micro Titanium +2013
10. VIPRE Antivirus 2013.
3. Peran Pendidikan Dalam Perkembangan
Virus dan Antivirus Komputer.
Pendidikan merupakan sesuatu hak asasi yang melekat pada diri manusia. Melalui
pendidikan manusia mengerti akan sesuatu hal yang baik dan buruk. Berbicara
keterkaitan dunia pendidikan dalam perkembangan virus dan antivirus computer
ini memang harus ditelaah dngan cermat. Secara tidak sadar pendidikan
memberikan peran yang cukup besar dalam perkembangan virus dan antivirus
computer. Seperti kita ketahui bahwa computer sudah mulai diterapkan dalam
setiap lini pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan
tinggi.
Akibat perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang sangat pesat
maka, dunia pendidikan mau tidak mau harus mulai mengikuti hal tersebut dengan
penggunaan computer dan pengajaran computer terhadap siswa. Dan dari sinilah
siswa mengenal computer dan sampai ke jenjang perguruan tinggi. Keterkaitan
perkembangan virus dan antivirus dengan dunia pendidikan disini terletak pada
materi yang disampaikan mengenai program computer.ketika mereka telah mendapatkan
ilmunya melalui pendidikan tersebut maka mereka akan dihadapkan pada dua hal,
tindakan positif atau negatif.
Tindakan positif yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan program
antivirus yang dapat bermanfaat untuk orang banyak. Sehingga peran pendidikan
dalam menyampaikan materi mengenai program computer sangat berperan dalam
perkembangan virus dan antivirus computer. Apakah baik atau buruk tergantung
dari objek yang menerapkannya.
DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKAS (TIK) SERTA SOLUSINYA
A. Dampak Negatif Teknologi Informasi di Berbagai Bidang
1. Bidang Politik
• Penggunaan persenjataan
canggih untuk menyerang pihak lain demi kekuasaan dan kekayaan.
• Terorisme yang semakin merajalela.
• Kurangnya privasi suatu
negara akibat kerahasiaan yang tidak terjamin dengan semakin canggihnya alat
–alat pendeteksi.
2. Bidang Pendidikan
• Kerahasiaan alat tes semakin
terancam, Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes
Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini
adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes
psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet.
• Penyalahgunaan pengetahuan
bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa
kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi
tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tinggi
maka orang akan berusaha menerobos sistem perbankan dan lain-lain.
3. Bidang Teknologi dan Informasi
• Pemanfaatan jasa komunikasi
oleh jaringan teroris.
• Mempermudah terjadinya
pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan
melakukan kecurangan.
• Salah satu dampak negatif
televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi
dalam waktu yang singkat (short span of attention).
• Kecemasan teknologi. Ada
kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena
terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah
beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet
karena disambar petir.
4. Bidang Sosial Budaya
• Kemerosotan moral di kalangan
warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan
ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan
material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam
materi tetapi miskin dalam rohani”.
• Kenakalan dan tindak menyimpang di
kalangan remaja semakin meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi
yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah
melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam
menciptakan kesatuan sosial. Akibatnya bisa dilihat bersama, kenakalan dan
tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam
berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas
sampai tindak kejahatan.
• Pola interaksi antar manusia yang
berubah dengan kehadiran komputer. Pada kebanyakan rumah tangga golongan
menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang
disambungkan dengan telepon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk
berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC) ,
internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri.
Selain itu tersedianya berbagai warung internet (WARNET) telah memberi peluang
kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri
untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang
yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer.
Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa
asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
• Carding, Karenasifatnya yang ‘real time’
(langsung), cara belanja dengan menggunakan kartu kredit adalah cara yang paling
banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling
banyakmelakukankejahatandalambidangini. Dengan sifat yang terbuka,
para penjaha tmampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakanKartuKredit)
on-line dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka
menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
• Perjudian dengan jaringan
yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ketempat khusus untuk memenuhi
keinginannya.
• Impact on Globalization on
Culture, makin menipisnya nilai - nilai budaya lokal akibat pengaruh
globalisasi. Salah satu contohsederhananya yaitu seberapa baikkah
kemampuan bahasa daerah kita dibandingkan dengan bahasa asing.
B. Dampak Psikologis Perkembangan Teknologi Informasi
Selain adanya dampak negatif dari teknologi informasi dan komunikasi (hi-tech
communication) di berbagai bidang yang telah disinggung pada bagian sebelumnya
maka sebenarnya terdapat beberapa dampak psikologis, antaranya:
1.Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena
meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka
informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu
burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi
unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu
burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk
mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali
gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan
tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety)
karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
2.Kebutuhan komersial masyarakat meningkat.
Sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan
mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini
digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan
sifat konsumerisme masyarakat ini.
3.Kriminalitas meningkat. Jika kita melihat
tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus
yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan
lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling
perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operasi kejahatan di
dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan
kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi.
4.Pemenuhan rasa ingin tahu (need of
curiousity). Sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran
yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau
penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi,
terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di
internet dengan menggunakan kata kunci tertentu.
5.Teknologi dapat mengurangi kreativitas.
Teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh
karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut.
Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di
kemudian hari
C. Solusi untuk Mengatasi Dampak Negatif Teknologi Informasi
Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa penggunaan teknologi informasi di
era globalisasi ini, juga menimbulkan dampak negatif yang tidak sedikit
jumlahnya. Solusi untuk mengatasi dampak negatif itu diantaranya adalah sebagai
berikut:
1. Menegakkan fungsi hukum yang berlaku, misalnya
pembentukan cybar task forte yang bertugas untuk menentukan standar operasi
pengendalian dalam penerapan teknologi informasi di instansi pemerintah.
2. Menghindari penggunaan telepon seluler
berfitur canggih oleh anak-anak di bawah umur dan lebih mengawasi penakaian
ponsel.
3. Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam
pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam
pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung
ruginya pemakaian.
4. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana
satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload e-book,
tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital
library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
5. Menggunakan software yang
dirancangkhususuntukmelindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnyasaja program nany chip
atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang
berbau seks dan kekerasan.
6. Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun
guru, memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam ber-TIK agar TIK dapat
dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika.
7. Televisi:
a. Mewaspadai muatan pornografi, kekerasan
dan tayangan mistis.
b. Menghindari penempatan TV pribadi didalam
kamar.
c. Memperhatikan batasan umur penonton pada
film yang telah di tayangkan.
d. Mengaktifkan penggunaan fasilitas parental
lock pada TV kabel dan satelit.
8. Tindakan yang bisa dilakukan pemerintah:
a. Menciptakan dan mengesahkan UU tentang
hak cipta.
b. Menyaring informasi yang masuk ke negaranya.
c Menciptakan dan mengesahkan UU APP.
d. Membuat software yang mampu memproteksi situs-situs
porno di internet.
e Menciptakan dan mengesahkan
undang-undang penyiaran.
